Japarr Shop Kediri

"Selamat Datang Pelanggan Boneka Japarr - Mari Kita Lestarikan dan Budayakan Jajanan Pasar sebagai salah satu Warisan Seni Kuliner Nusantara Melalui Boneka Berkarakter Jajanan Pasar yang Lucu dan Menarik, Silahkan di Pesan "

Sabtu, 13 Juli 2013

Gethuk Makanan Khas Jawa



Getuk (bahasa Jawa: gethuk) adalah makanan yang terbuat dengan bahan utama Ketela Pohon atau Singkong. Getuk merupakan makanan yang mudah ditemukan di Jawa Tengah dan Jawa TImur. Pembuatan getuk dimulai dari singkong di kupas kemudian kukus atau perebusan, setelah matang kemudian ditumbuk atau dihaluskan dengan cara digiling lalu diberi pemanis gula dan pewarna makanan. Untuk penghidangan biasanya ditaburi dengan parutan buah Kelapa.
Getuk dikenal ada dua macam,
  1. Getuk, pada saat singkong yang sudah masak pada waktu suhu masih panas ditaburi potongan-potongan kecil gula jawa sehingga berwarna coklat tidak merata tumbukan getuk ini bentuknya kasar.
  2. Getuk lindri, adalah dengan cara singkong masak digiling halus dengan gula pasir, dibubuhi pewarna makanan dan vanili dan setelah itu dicetak kecil-kecil memanjang dan dirapatkan memanjang ini serupa dengan mie hingga berbentuk memajang dengan ketebalan sekitar 2cm lebar 4cm, setelah itu dipotong-potong berbentuk panjang sekitar 5cm dan lebar 4cm. 
sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Getuk

Senin, 08 Juli 2013

Kue Cubit Asli Jakarta

Kue cubit merupakan jajanan populer di Jakarta. Kue berukuran kecil ini (diameter sekitar 4cm) biasa dijajakan di depan Sekolah
Jajanan Pasar Cubit yang Dijual ^^

Ini Dia Boneka dari cubit ^^
oleh Pedagang Kaki Lima. Kue cubit menggunakan campuran susu dan tepung terigu sebagai komponen utamanya. Adonan dimasukkan dalam cetakan baja, dan dalam beberapa menit telah masak.
Kue ini mendapatkan namanya karena kue yang matang diambil dengan alat penjepit oleh si pedagang, sehingga seperti dicubit

Kamis, 27 Juni 2013

Mochi oleh oleh Sukabumi



Di Japarr Shop Kediri ada produk kami bernama Mochi ^^,,, ada yang belum tahu Mochi??? disini kami akan menjelaskan Mochi itu apa ,, cekiidot :P

Kue Mochi memang bukan kue asli Indonesia. Kue ini awalnya dari Jepang, yang menurut Wikipedia, adalah kue yang dibuat dan dimakan pada saat perayaan tahun baru Jepang. Kue ini kemudian mulai merambah banyak negara, salah satunya Indonesia.
Kue Mochi terbuat dari beras ketan, yang ditumbuk hingga halus, lalu dibentuk bulat menyerupai kelereng. Nah, adonan dan isi dalam bulatan adonan itu yang bisa bervariasi. Pada mulanya kacang, kemudian berkembang dengan begitu banyak rasa.
Di Indonesia, cukup banyak sentra pembuatan kue Mochi. Dua yang terkenal adalah di Kota Semarang dan Sukabumi. Saya, kebetulan lebih sering menyambangi sentra pembuatan Mochi di Sukabumi, yang terpusat di sebuah gang kecil, yaitu Gang Kaswari, yang terletak di Jalan Bhayangkara. Lokasinya yang berada di kawasan kota memudahkan bagi banyak pelancong untuk datang ke gang ini.
Banyak produsen Mochi di gang ini, yang kebanyakan adalah industri rumah tangga. Salah satu yang paling terkenal adalah mochi merek “Lampion”. Mochi ini sudah sangat terkenal di seluruh Indonesia, terutama bagi penyuka makanan.
Pemilik mochi Lampion ini adalah Wanti K. Wiharsa, yang merupakan generasi ketiga dari produsen Mochi Sukabumi. Awalnya, kakek neneknya mendapatkan resep membuat mochi ini pada zaman penjajahan Jepang. Resep itu lalu dibuat dan diturunkan dari generasi ke generasi.
Awalnya, desain kue mochi ini jauh lebih besar. Tahun 1983, mulailah era baru, di mana ayahnya mendesain kue mochi dengan bulatan bola-bola yang lebih kecil sehingga lebih mudah dimakan. Dan tahun itu pula, mulailah secara resmi penggunaan merek “Lampion” untuk penanda produknya.
Pada mulanya, mochi merek Lampion dan merek-merek lain menggunakan keranjang bambu untuk membungkus kue. Lambat laun, sesuai dengan perkembangan zaman, sekarang ini sudah tersedia mochi kemasan karton yang memang membuat produk ini terlihat lebih menarik dan lebih bersih.
Dan kombinasi rasanya memang juga sekarang ini sangat bervariasi. Jika dahulu kala hanya terdapat beberapa rasa, sekarang ini sudah berkembang menjadi puluhan rasa yang bisa kita pilih sesuai selera. Ada suji pandan, vanilla, strawberry, durian, pisang ambon, mangga, blueberry, jeruk, mocca, melon, wijen, keju kacang, dan juga cokelat.
Kerja keras yang luar biasa itu memang sekarang sudah mulai menuai hasil. Mochi Lampion sekarang ini mempekerjakan 30 orang karyawan. Hasil produksinya? Kurang lebih 2000 keranjang setiap hari, dan pada saat hari libur mencapai 4.000 keranjang. Hitung sendiri, jika setiap keranjang dijual Rp 3.000-6.000, maka merupakan penghasilan yang luar biasa besar, untuk perusahaan dan industri rumah tangga.
Sambil menikmati mochi yang sungguh lezat ini, saya belajar banyak hal dari Mochi Lampion. Pertama, pentingnya “merek” untuk usaha kita. Kita perlu membangun merek dalam jangka panjang agar konsumen lebih mudah untuk percaya kepada kita. Saya melihat cukup banyak produsen Mochi yang ada di Gang Kaswari, tetapi tetap saja pilihan orang pertama kali jatuh pada merek “Lampion”.
Kedua, sebuah merek tidak bisa dibangun dalam sekejap. Mochi Lampion membutuhkan lebih dari 37 tahun hingga sekarang ini untuk membangun menjadi besar. Dan selama itu, jatuh bangun usaha telah dialami. Krisis tahun 1998 juga sempat menggoyahkan usaha ini. Tetapi konsistensi yang dibangun, bersama kebersamaan para pegawai, membuat mereka mampu keluar dari krisis ini secara baik.
Ketiga, kalau ingin hasil yang luar biasa, harus dengan kreativitas yang juga luar biasa. Ini, juga salah satu prinsip dari buku “10 Jalan Sukses” (Mizania: Jakarta, 2011), yang mesti kita jalani. Jika kita miskin kreativitas, akan sulit berkembang dan maju dengan pesat. Dan untuk kreatif, Tuhan sudah memberikan semuanya buat kita; akal pikiran. Tinggal bagaimana memanfaatkan semuanya sebaik-baiknya. Menjadi kreatif, untuk sukses berkelanjutan


ayo di order mochinya ^^ cuma 45.000 :D

Rabu, 26 Juni 2013

Twitter Japarr Shop Kediri

nah gak hanya facebook juga,, kami juga punya twitter juga :D,,,
go follow twitter Japarr Shop Kediri @Japarr_kediri mention klo mau folback^^
klo ada pertanyaan bisa melalui twitter pake hastag #JaparrKediri ya :D
atau kalian tinggal klik ini aja ==> Twitter Japar Shop Kediri
di tunggu


Facebook Japarr Shop Kediri

hay Sahabat ^^ kunjungi Facebook kami juga ya ^^
tinggal klik,,,


Selasa, 25 Juni 2013

wanna be Reseller Japarr Shop Kediri???

Guys barang kami udah datang lo ^^,, kalian juga bisa kunjungi Japarr Shop Kediri di jalan Pahlawan Kusuma Bangsa No 6 Kediri (dekat Togamas),,,
kami juga menerima reseller juga,, ada harga tersendiri dari kami untuk para reseller
hubungi kami :
-085655704106(fahmi)

-085790954112 (nita)

Minggu, 23 Juni 2013

Apa sih itu Jajanan Pasar???

Pengertian Jajanan Pasar


Indonesia memiliki aneka macam kebudayaan, adat istiadat, bahasa dan tak terkecuali makanan atau kulinernya. Kuliner Indonesia memiliki beraneka ragam. Dari sabang sampai merauke memiliki makanan khas masing masing. Namun disini saya ingin  sedikit berbagi tentang  jajanan pasar yang sangat bervariasi. Keanekaragaman tersebut  terjadi karena beraneka ragamnya tradisi dan juga ciri khas daerah  juga bahan dasar yang digunakan sesuai dengan yang ada di negeri ini yaitu Indonesia.  Jajan pasar tradisional merupakan komponen penting dalam pusaka kuliner Indonesia. Bukan saja karena jajan pasar tersebut enak rasanya atau unik warna dan penampilannya, tetapi pada saat tertentu jajan pasar sangat sarat  makna, selain itu jajan pasar adalah juga merupakan warisan dari para pendahulunya.
Menjadi kebiasaan di dalam keluarga orang tua saya, entah ini tradisi atau apa tetapi saya berharap adalah tradisi yang membawa kebaikan. Tradisi  di keluarga  orang tua untuk memperingati atau mengenang hari kelahiran  (dalam bahasa Jawa adalah weton) anak atau anggota keluarganya biasanya dirayakan atau ditandai dengan salawatan dan pembagian  jajan pasar pada anak anak atau siapa saja yang hadir  dalam acara tersebut. Namun semua tergantung pada tradisi suatu daerah masing masing.
Beraneka ragam jajan pasar tersebut di antaranya adalah klepon. Klepon ini berbahan dasar tepung ketan. Berbentuk bulat-bulat kecil, di tengahnya ada gula jawanya, di atasnya ditaburi dengan kelapa parut. Jajan pasar yang tak kalah lezatnya dengan klepon adalah gethuk. Gethuk terbuat dari singkong yang direbus kemudian dihaluskan atau ditumbuk. Gethuk memiliki rasa yang manis. Gethuk ada dua jenis, jenis ini didasarkan warnanya. Ada Gethuk yang berwarna coklat karena berbahan dasar gula jawa, sedangkan Gethuk yang berbahan dasar gula pasir berwarna putih kekuning-kuningan. Sedangkan jajan pasar yang lain yang tak kalah enaknya misalnya: onde-onde, ongol-ongol, tiwul, cenil, kue cucur, serabi ,  nagasari juga putu.
Hingga saat ini jajan pasar masih diminati warga di negeri ini meskipun begitu banyak toko dan kios kios bakery juga menawarkan olahannya. Lihat saja pedagang kue subuh di bilangan blok M Jakarta Selatan misalnya, diantara begitu banyak kue kue modern seperti brownies dan tiramisu masih menyuguhkan jajan pasar yang tak kalah enaknya. Selain itu biasanya jajan pasar juga dipesan oleh mereka yang punya  hajat seperti prosesi tujuh bulanan (tingkepan) juga sering ada suguhan jajan pasar dalam tampah yang isinya adalah kumpulan jajanan pasar asli Indonesia.
Mungkin muncul pertanyaan dalam benak kita, mengapa dinamakan jajan pasar..? Jawabannya adalah karena jaman dahulu di Indonesia belum ada supermarket, jajanan tersebut di jual di pasar pasar tradisional saja sehingga sampai sekarang disebutnya jajan pasar, meski di swalayan atau hipermarketpun jajanan  pasar juga di jual.
Cerita tentang jajan pasar yang beraneka ragam, saya jadi ingat pesannya mas Eep Saefullah Fatah dalam bukunya.. “Mari cintai negeri Indoensia dengan hati”. Jadi seperti apapun kondisi yang bergulir di negeri ini (Indonesia) yukss tetap cintai Indonesia dengan hati…